085284037240
info@ickendari.sch.id
Kendari, Sulawesi Tenggara, INA. 93116
blog-img
05/04/2022

Guru MAN IC Kota Kendari Jadi Pengurus Penyuluh Antikorupsi Sulawesi Tenggara

Admin | Pendidikan

Kendari (Humas Sultra) --- Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Melantik Anggota Pengurus Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Sulawesi Tenggara Tahun 2022.

Perilaku korupsi merupakan suatu tindakan atau perbuatan yang sangat merugikan masyarakat dan negara. Untuk melakukan upaya pencegahan, di Sulawesi Tenggara telah terbentuk Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) yang dipimpin oleh Syarifuddin, Inspektur Kota Kendari. Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Sulawesi Tenggara terdiri atas 9 (Sembilan) orang Pengurus yang telah dilantik oleh Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas, pada tanggal 23 Maret 2022, di Hotel Claro Kendari.

Tini Kaimudin, S. Pd., M. Sc merupakan satu-satunya perempuan yang juga berprofesi sebagai Tenaga Pendidik di MAN Insan Cendekia Kota Kendari yang menjadi Pengurus PAKSI Sulawesi Tenggara. 

Berawal dari minatnya ingin melakukan pencegahan terhadap tindakan Korupsi yang dapat terjadi dimana dan kapan saja, Tini Kaimudin mengikuti kegiatan E-learning Pengetahuan Dasar Antikorupsi dan Integritas yang dilakukan secara mandiri melalui daring sebagai syarat untuk mengikuti kegiatan Diklat Calon Penyuluh Antikorupsi tahun 2021.

Setelah dinyatakan lulus dari kegiatan E-learning Pengetahuan Dasar Antikorupsi dan Integritas, Tini Kaimudin mengikuti Diklat Calon Penyuluh Antikorupsi yang dilaksanakan oleh Pusat Edukasi Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi sejak tanggal 1 s/d 7 Oktober 2021. Dan alhamdulillah, melalui kegiatan inipun berhasil lolos dengan memperoleh predikat “SANGAT MEMUASKAN”. Dengan demikian, Tini Kaimudin selanjutnya mengikuti kegiatan Asesmen Jarak Jauh, Sertifikasi Penyuluh Antikorupsi tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Komisi Pemberantasan Korupsi (LSP-KPK) pada tanggal 10 November 2021. Dan melalui kegiatan ini pun, akhirnya Tini kaimudin dinyatakan “KOMPETEN” sebagai Penyuluh Antikorupsi Pertama (First Anticorruption Instructur).

Sebagai Penyuluh Antikorupsi Pertama, saya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Madrasah yang telah memberikan kesempatan untuk menjadi Penyuluh Antikorupsi. Sebagai penyuluh antikorupsi, saya harus menjadi role model terkait kebiasan perilaku antikorupsi di lingkungan madrasah maupun di lingkungan tempat tinggal saya.

Saya berharap dapat mengedukasi guru-guru yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara, khususnya guru-guru di lingkungan MAN Insan Cendekia Kota Kendari tentang pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai antikorupsi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu saya mengajak guru dan tenaga kependidikan secara bersama-sama untuk menjadi Penyuluh Antikorupsi, bersama-sama menanamkan nilai-nilai antikorupsi, dan menumbuhkan kebiasaan perilaku antikorupsi, serta  membangun budaya antikorupsi di mana kita pun berada.

Sementara itu, Kepala MAN Insan Cendekia Kota Kendari, Dr. H. Muhammad Naim, S.Pi., M.Pd sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh salah satu gurunya tersebut karena tidak semua orang memiliki kemauan dan kemampuan dalam melaksanakan upaya pencegahan tindakan antikorupsi. Oleh karena itu, H. Muhammad Naim menyampaikan Selamat dan Sukses kepada Tini Kaimudin, S. Pd., M. Sc sebagai Penyuluh Antikorupsi di Sulawesi Tenggara. Semoga kedepan akan ada guru-guru lain yang juga dapat menjadi Penyuluh Antikorupsi, tutupnya.

Bagikan Ke:

Populer